Senin, 14 April 2008

PENGELOLAAN TANAMAN AREN TRADISIONAL


Oleh. Paulus FS
GAMBARAN SINGKAT MENGENAI TANAMAN AREN
Aren merupakan jenis tumbuhan family palma
Aren tumbuh didaerah pegunungan dan dilembah-lembah pegunungan
Aren bisa tumbuh berdampingan dengan tumbuhan apa saja (bukan monocultur)
Aren yang dikelola oleh masyarakat selama ini, dalam pengertiannya adalah tanaman liar (bukan hasil budidaya)
Dibeberapa wilayah di kalimantan barat, tanaman aren masih menjadi perhatian, dan sebagai pekerjaan sampingan, hanya jumlah petaninya semakin hari semakin berkurang. Salah satu penyebab semakin berkurangnya petani aren karena semakin berkurangnya pula tanaman tersebut bahkan terancam punah. Banyak hal menyebabkan kepunahannya, antara lain, eksvansi berbagai jenis perkebunan, kurangnya perhatian dari berbagai pihak, yang berimplikasi pada harga yang diperoleh petani tidak sesuai (murah), paradigma euforia masyarakat yang cenderung pada sesuatu yang baru.
Sesungguhnya tanaman aren itu sendiri mempunyai banyak fungsi, mulai dari batang yang sudah tidak produktif, daun, ijuk, biji muda, serta air niranya sendiri yang diproses menjadi gula, cuka, dan minuman langsung.
Gula aren sangat ramah sekali dengan kesehatan, artinya orang yang memiliki masalah gula darah, tidak kuatir untuk mengkonsumsinya, dan biasa pula digunakan oleh orang untuk campuran ramuan obat tradisional. Kalau tidak mendapat perhatian serius dari berbagai pihak,.... suatu saat tanaman aren ini akan punah, dan anak cucu kita hanya tinggal tahu nama tapi tidak pernah tahu yang mana sebenarnya tanaman aren tersebut.

1 komentar:

FRANCIS ATENG mengatakan...

Di tempat kita Kalimantan Barat sebenarnya banyak terdapat pohon aren di bukit-bukit yg masih banyak terdapat hutannya.

Tapi selama ini belum dimanfaatkan atau dikelola oleh masyarakat, sehingga masyarakat memandang hutan itu kurang mempunyai potensi bagi peningkatan ekonominya.

Kegiatan-kegiatan membangun kesadaran dan peningkatan keterampilan masyarakat mengelola pohon aren perlu dilakukan ya.